Menjelekkan Mulut Ahok, Ketua DPR Akom Ternyata Tak Pernah Lapor Kekayaan Selama 15 Tahun - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Saturday, April 2, 2016

Menjelekkan Mulut Ahok, Ketua DPR Akom Ternyata Tak Pernah Lapor Kekayaan Selama 15 Tahun


Berita Terkini ~ Ketua DPR Ade Komarudin Yang merasa lebih suci & Menyebut mulut ahok ngocor tak ada gunanya ini ternyata belum pernah menyerahkan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) selama 15 tahun. ( Baca: Ketua DPR RI Ngamuk : Mulut Ngocor Kayak Ahok Yang Tidak Penting Saja Dapat Dukungan )

Ia menegaskan bila laporan harta kekayaan ini sudah disiapkan dan akan diserahkan pada masa reses.

Politikus yang akrab disapa Akom itu mengimbau kepada anggota dewan yang belum menyerahkan LHKPN agar segera melapor ke KPK.

"Saya sudah menyiapkan tim saya. Untuk anggota DPR lain, kita berikan kesempatan saat reses, kalau reses kan tugas di luar, banyak kesempatan lah untuk menggarap itu," ujar Akom di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Dia menjelaskan sebagai Ketua DPR saat ini sulit menyediakan waktu untuk mengurus LHKPN. Banyaknya tamu dan agenda membuat waktunya tersedot.

"Saya sampaikan saya termasuk, saya akan proses. Untuk hari-hari ini terus terang saya tidak ada waktu. Saya harus bekerja sesuai yang diberikan tugas kepada saya. Yang satu belum selesai, tamu di ruang sebelah sudah menunggu. Terus terang saja waktu saya tersedot," tutur Akom.
 Agen Poker Online Terpercaya
Kemudian, persoalan ini sudah disampaikan Akom dalam rapat dengan perwakilan fraksi, komisi, serta panitia kerja.

"Saya sudah sampaikan dalam rapat. Untuk sama-sama kita selesaikan juga," ujarnya.

Menurutnya, dalam persoalan ini yang punya mekanisme terkait adalah fraksi. Sebagai kepanjangan tangan partai, fraksi menurutnya punya kebijakan untuk mengkoordinasikan masalah LHKPN.

"Saya kira kita melalui mekanisme fraksi, kita lakukan dan MKD juga pasti akan melakukan koordinasi dengan masing-masing. Di sini yang punya apa namanya kebijakan anggota itu fraksi. Karena fraksi itu kepanjangan tangan partai," tuturnya.

Pages