DPO: Rizieq “Hilang” dari Aksi Long March GNPF MUI, Mungkin Lagi Stress Dia - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Friday, April 28, 2017

DPO: Rizieq “Hilang” dari Aksi Long March GNPF MUI, Mungkin Lagi Stress Dia



 www.pokeremas.com

Massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) mulai melakukan long march dari Masjid Istiqlal menuju Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Dalam aksi para laskar GNPF MUI yang kebanyakan adalah kaum bumi datar, mereka menuntut vonis hakim terhadap Pak Ahok secara maksimal. Dalam aksi ini, sekitar 4000 lebih personel keamanan turut mengawal aksi para kaum bumi datar.
Tentu kita bertanya-tanya seberapa besar dana yang dikeluarkan. Namun yang pasti, biaya tersebut menjadi beban bagi negara untuk mengatur kepolisian yang mengawal aksi mereka. Jika Fadli Zon mengatakan kiriman karangan bunga kepada Ahok merupakan sebuah pemborosan, saya kira aksi ini merupakan pemborosan yang sesungguhnya. Para laskar yang tidak jelas ini ingin menuntut pemerintahan yang selama ini profesional, untuk tunduk di bawah tekanan massa.

Tekanan massa untuk menuntut maksimal penjara bagi Ahok, lagi-lagi seharusnya tidak menjadi sebuah hal yang rasional untuk dilakukan oleh para laskar GNPF MUI, yang personelnya kebanyakan juga merangkap sebagai anggota laskar FPI juga. Pihak kepolisian sempat memberikan imbauan kepada pelaku aksi ini untuk mengurungkan niatnya. Namun kebencian di hati mereka yang tidak terobati, tetap membuat mereka memaksakan kehendak mereka.

Seperti belum selesai ejakulasi, para demonstran ini tidak puas menerima kekalahan Pak Ahok. Ditambah lagi dengan karangan bunga yang diberikan kepada Ahok dari warga Jakarta, tentu membuat mereka kejang-kejang lebih hebat lagi. Inilah tipe orang-orang kaum bumi datar, mereka tidak pernah puas. Mereka merasa belum puas jika Ahok kalah. Karena kekalahan Ahok bukan lah menjadi tujuan utama mereka. Lantas apa tujuan mereka?

Prediksi yang sudah menjadi rahasia umum, agenda para laskar tersebut adalah melemahkan aparatur negara, baik dari pemerintahan, sistem keamanan, sistem hukum Indonesia, dan pada akhirnya ideologi Pancasila. Sederhananya, mereka ingin memunculkan negara Khilafah. Anies sudah menang, maka peluang besar mereka untuk mendirikan negara Khilafah di Indonesia, agaknya dipermudah oleh Anies. Mereka dapat memulai dari Jakarta yang bersyariah.

Di dalam aksi long march yang dilakukan oleh para laskar GNPF dan sebagian besar FPI, terlihat satu mobil komando yang di atasnya berdiri pimpinan laskar. Para laskar diimbau untuk mengawasi diri mereka dan menjaga ketertiban. Merekapun diwajibkan untuk memakai helm? Apa yang mereka akan lakukan sebenarnya? Ini menjadi aksi yang tidak jelas.

Rizieq Shihab dikabarkan tidak hadir di aksi long march ini. Padahal di dalam iklan undangan, terpampang wajahnya di tengah-tengah aksi ini. Mengapa dia tidak hadir? Mungkin jawabannya sederhana.

Buat apa mereka tetap bersikukuh menuntut Ahok dipenjara maksimal, padahal secara logika, Oktober nanti ia tidak akan? Tentu jawaban paling sederhana adalah, karena mereka sebenarnya takut akan warga yang begitu mencintai Ahok.

Kita mendapatkan informasi dari kepolisian bahwa ada sekitar 4600 personel keamanan yang menjaga aksi long march yang dilakukan oleh massa GNPF UI. Lantas berapa jumlah massa GNPF MUI yang diprediksi hadir? Melihat dari keterangan Kapolres JakPus Kombes Suyudi Ario Seto, sepertinya prediksinya meleset.

Bagaimana mungkin 4.600 personel keamanan aksi ini hanya menjaga 1.500 laskar? Ini tidak masuk akal! Seharusnya prediksi massa yang hadir pasti lebih dari 1.500. Kemungkinan yang paling “datar” di dalam prediksi demonstran, paling sedikit ada sekitar 6 juta warga. Jangan sampai percaya begitu saja mengenai keterangan Polisi. Aksi massa pasti dihadiri oleh 6 juta! Percayalah! Klik like dan amin, dijamin pasti hidup Anda varokah!

Melihat kemungkinan aksi massa yang dilakukan berkali-kali untuk menuju Indonesia bersyariah, tentu warga lama-kelamaan pasti jenuh dan sudah lelah. Mereka adalah orang-orang yang terus menggoyang pemerintahan indonesia. Namun kita bersyukur, strategi “monggo” yang dilakukan oleh pihak pemerintah, membuat aksi ini lama kelamaan menjadi tumpul dan tidak favorit lagi.

Akhir kata, saya menyarankan para warga Jakarta, tidak ikut-ikutan menjadi tidak waras dan pindah kependudukan menjadi warga “bumi datar”. Datar kan yang mereka lakukan?

Betul kan yang saya katakan?

Jika pembaca ingin melihat dan menikmati buah pemikiran saya yang lainnya, silakan klik link berikut: https://seword.com/author/hans-sebastian/

https://news.detik.com/berita/d-3486810/tiba-di-pn-jakarta-utara-massa-gnpf-mui-padati-jalan

https://news.detik.com/berita/3486633/aksi-long-march-massa-gnpf-mui-mulai-bergerak-dari-masjid-istiqlal



 BERITA PERSEMBAHAN WWW.BERITAEMAS,COM
 SUMBER https://seword.com

Pages