Anies Baswedan: Sebentar Lagi Jakarta akan Berubah, Berubah jadi Buruk Maksudnya? - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Friday, September 22, 2017

Anies Baswedan: Sebentar Lagi Jakarta akan Berubah, Berubah jadi Buruk Maksudnya?



 www.pokeremas.com

Tak terasa bulan Oktober akan segera tiba. Itu berarti sebentar lagi Anies-Sandi akan dilantik menggantikan Djarot sebagai Gubernur DKI Jakarta. Perubahan pimpinan ini berarti akan juga mengubah segala kebijakan yang terkait dengan jalannya pemerintahan DKI Jakarta. Karena setiap pimpinan mempunyai gaya dan kebijakannya sendiri dalam membangun DKI Jakarta. Masing-masing Gubernur mempunyai gaya dan cirinya sendiri. Begitu juga dengan Anies Baswedan.

Tentu kepemimpinan Anies Baswedan ini dibayang-bayangi oleh kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya yaitu Basuki Tjahaja Purnama. Pembangunan Jakarta yang begitu pesat di bawah kepemimpinan Ahok menjadi tolak ukur dalam pemerintahan Anies Badwedan selanjutnya. Mau tidak mau atau pun suka tidak suka kepemimpinan Anies akan selalu dibandingkan dengan kepemimpinan Ahok, baik dari segi pembangunan infrastrukturnya mau pun dari segi birokrasi.

Dalam jangka waktu hampir dua tahun Ahok telah banyak mengubah Jakarta. Dari segi kebersihan mau pun dari segi pelayanan aparat di Jakarta. Disaat Ahok menjadi Gubernur DKI, dalam melayani warga DKI Jakarta sudah terlihat banyak perubahan positip yang terjadi. Jika selama ini pengurusan surat-surat dari tingkat lurah, camat sampai ketingkat atas sangat berbelit-belit, dengan segala macam alasan pengurusannya akan dipersulit. Karena motto mereka saat itu adalah kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah. Segala sesuatu ada harganya. Jika mau cepat silakan siapkan amplop yang tebal, kalau tidak terburu-buru bolehlah dengan jalur biasa. Kalau mau cepat, harus menggunakan jalur istimewa.

Saat Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta, praktek tersebut perlahan-lahan mulai terkikis. Karena banyak aparat yang tidak berani, karena jika ketahuan sama Ahok maka aparat tersebut akan langsung diberikan sanksi pemecatan. Begitu juga dengan pembangunan infrastruktur. Ahok membangun Jakarta kebanyakkan menggunakan dana CSR, selain lebih cepat juga tidak menggunakan dana APBD yang terbatas. Dengan cara CSR, maka pembangunan yang diharapkan oleh Ahok cepat terlaksana, sedangkan jika menggunakan dana APBD akan memakan waktu yang lama. Selain harus melewati pembahasan yang melelahkan di DPRD, juga harus melalui proses lelang dan baru kemudian direalisasikan programnya.

Tentu apa yang telah dilakukan oleh Ahok menjadi sebuah standar yang tinggi untuk pemerintahan selanjutnya. Anies Baswedan tentu akan dibandingkan dengan Ahok ketika memerintah DKI Jakarta. Apakah Anies Baswedan akan dapat mengikuti standar yang telah dilakukan oleh Ahok? Tentu ini masih menjadi tanda tanya, karena Anies baru akan dilantik pada bulan Oktober ini, dan baru akan bekerja setelahnya. Anies baru akan bisa dinilai jika telah berkuasa selama paling sedikit 100 hari.

Tetapi Anies sudah menyatakan bahwa Jakarta akan segera berubah.

“Sampaikan kepada keluarga dan tetangga warga Jawa Timur bahwa Jakarta sebentar lagi akan berubah,” kata dia saat sambutan peresmian Ponpes Alif Lam Mim di Surabaya, Rabu (20/9) kemarin seperti dikutip dari Jawa Pos.

Ya, di bawah kepemimpinan Anies Baswedan, Jakarta memang akan berubah. Jakarta tidak akan seperti sekarang ini. Jakarta tidak akan seperti disaat dipimpin  oleh Ahok mau pun Djarot. Jakarta sekali lagi akan berubah. Yang menjadi pertanyaan adalah Jakarta akan berubah menjadi lebih baik atau kah akan berubah menjadi lebih buruk? Karena bagaimana pun juga kedua perubahan tersebut tetap merupakan sebuah perubahan dari Jakarta seperti yang diutarakan oleh Anies Baswedan.

Anies memang pintar beretorika. Anies hanya menyatakan bahwa Jakarta akan berubah di bawah kepemimpinannya. Anies tidak menyatakan bahwa Jakarta akan berubah lebih baik. Anies tidak menyatakan bahwa Jakarta aka berubah lebih maju dari sekarang. Anies hanya menyatakan bahwa Jakarta akan berubah. Masalah berubah menjadi lebih baik atau pun berubah menjadi lebih buruk, itu tidak masalah. Karena kedua-duanya memang berubah.

Tetapi pembaca Seword tentu bisa menduga akan berubah jadi apakah Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan? Anies yang menang Pilkada bukan karena programnya, Anies hanya ‘beruntung’ dipilih oleh warga Jakarta, karena warga Jakarta tidak berani memilih Ahok, karena intimidasi dari pihak-pihak tertentu yang tidak menginginkan Ahok kembali menjadi Gubernur DKI.

Jadi, kita akan melihat setelah Oktober ini, apakah Jakarta akan berubah semakin baik ataukah semakin buruj dibawah kepemimpinan Anies Baswedan. Dan tentu harapan kita adalah Jakarta akan berubah menjadi lebih baik dan bukan sebaliknya. Karena kalau Jakarta berubah menjadi lebih buruk, maka kasihan warga Jakarta yang akan sengsara selama 5 tahun ke depan.

Saya kira begitu saja….





Pages