Akibat Pidato Rasis, Anies-Prabowo Saling Bantai, Ubah Kekuatan Politik, Jokowi Dua Periode - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Saturday, October 21, 2017

Akibat Pidato Rasis, Anies-Prabowo Saling Bantai, Ubah Kekuatan Politik, Jokowi Dua Periode


www.pokeremas.com

Pekan lalu, sebelum pidato rasis Anies, posisi Prabowo di ujung tanduk. Kekuatan Agus menantu koruptor Aulia Pohan menjadi jaminan. Meskipun besan koruptor Aulia Pohan tak akan menghendaki Agus menjadi cawapres. Kini, setelah hampir sepekan manusia rasis Anies di tampuk kekuasaan, dengan penuh kesadaran kubu Prabowo harus menyingkirkan Anies, jika ingin junjungannya menjadi capres/cawapres yang – sampeyan percaya atau tidak untuk ketiga kalinya. Maka perubahan kekuatan politik terjadi.Domino99

Dukungan Jusuf Kalla

Kini, kekuatan utopis mulut besar medsos yakni kaum Islam radikal seperti HTI, FPI,FUI dan juga kalangan parpol seperti partai agama PKS, partai keblinger arah Gerindra yang bersekutu dengan FPI dll., juga PAN, mengalami perpecahan sejak Anies menang.

Anies sampai detik ini – catat ini, detik ini lho – masih didukung oleh Jusuf Kalla. Maka pidato rasisnya pun dibela mati-matian oleh mantan sesama pentolan HMI ini. Dukungan ini penting sekali bagi keduanya. Simbiosis mutualisma antara dua orang pragmatis-ideologis.Domino99

JK adalah potret matangnya seorang politikus komplit: kaya raya, ketua DMI, sudah sepuh dan gampang trenyuh oleh bisikan. Sementara Anies manusia ambisius yang menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan. Ambisi ini dia bungkus dengan segala tingkah polah yang memuakkan dan menjijikkan ketika menggunakan kampanye ayat dan mayat di Pilkada DKI Jakarta.Domino99

Nah dukungan JK ini sangat fluktuatif dan tidak bisa ditentukan kadar kelanggengannya. Karena dia akan melihat hasil dari dukungan di Pilkada DKI untuk kepentingan Aksa Mahmud dan Erwin Aksa. Apakah Anies akan memberikan kesempatan bisnis dan peluang lain yang memuaskan Pak Tua. Jika tidak memuaskan maka ditendanglah Anies dari catatan di meja makan Jusuf Kalla.Domino99

Dukungan FPI dan Islam RadikalDomino99

Anak kecil yang belum disunat pun tahu bahwa pendukung terkuat Anies adalah FPI. Berkali-kali dia bersama pentolan FPI Rizieq si tersangka chat mesum berlendir selangkangan bersama Firza Hussein. Dalam berbagai kesempatan pun dia menggandeng dan berfoto ria dengan para anggota HTI.

Selain dengan dua organisasi itu, para simpatisan sealumni HMI pun mendukung Anies. Muhammadiyah yang dulu cukup menjaga jarak pun kini bermain dengan kalangan Islam radikal seperti yang ditunjukkan di Pilkada DKI dan demo Islam radikal berjilid-jilid memalukan itu. (Saking bangganya dengan demo mereka menyebut alumni 212 – dan membuat mart dengan nama yang sama dan tidak laku. Tunggu mereka bangkrut. Kasihan investor Rp 100-an ribu ...)Domino99

Nah, Islam radikal seperti FPI dan juga partai agama PKS pun dipastikan akan melihat hasil dari dukungannya ke Anies. Balas jasa dengan memberikan bantuan hibah dan bantuan sosial dan aktivitas yayasan seperti di Bandung, Depok, dan DKI sebelum Jokowi-Ahok-Djatot sangat diharapkan.Domino99

Selain itu, para anggota DPRD DKI pun menghendaki reklamasi tetap dilaksanakan – ini bertolak belakang dengan janji kampanye menghentikannya. Namun, pelaksanaannya adalah menurunkan retribusi dari 15% untuk DKI menjadi antara 5% sampai 7%. Selisihnyalah yang bernilai Rp 50 triliun menjadi angka yang sangat menarik.

Jadi Anies bingung tapi butuh. Beranikah Anies menurunkan kewajiban pengembang membayar retribusi menjadi di bawah 15% dari harga jual pulau-pulau reklamasi yang telah memenjarakan M. Sanusi?Domino99

Nah, jika reklamasi secara sepihak dibatalkan oleh Anies, maka tentu dia akan berhadapan bukan hanya dengan hukum, tetapi dengan para anggota DPRD DKI, pengusaha, parpol, yang memiliki kepentingan agar reklamasi tetap jalan, tetapi nilai retribusinya di bawah yang diusulkan oleh Ahok yang 15% dari nilai NJOP.

Faktor Agus Membuat Anies dan Prabowo Baku Tikam

Seperti yang diungkapkan dalam tulisan berbagai terdahulu bahwa Prabowo memberikan dukungan kepada Anies justru memberikan kesempatan baginya untuk menyalip di tikungan. Dia akan menyingkirkan Prabowo dengan cara Anies berusaha menarik dukungan dari para parpol seperti PKS, Demokrat, dan PAN.

Dengan aliansi Anies-Agus – atau seperti yang diinginkan oleh bapaknya Agus-Anies – praktis akan menyingkirkan Prabowo tanpa ampun. Prabowo benar-benar dibuang ke tong sampah politik nasional dan tidak bisa maju nyapres/nyawapres untuk ketiga kalinya. Suatu tragedi yang sungguh tak enak.Domino99

Signal tersingkirnya Prabowo dari kancah politik ini sudah sangat tampak dengan adanya sikap Fadli Zon yang kembali berfokus menyerang Jokowi dan bukan menaik-naikkan kehebatan Anies. Fadli sangat paham dalam waktu kurang dari setahun Anies akan menyingkirkan Prabowo. Perhatikan Fadli Zon sudah kembali menyinyiri Jokowi dengan ungkapan One Man Show (… ya memang harus begitu pemimpin yang kuat One Man Show bukan auto pilot seperti SBY hehehe)Domino99

Dengan munculnya Anies dan maneuver Agus yang disetir oleh SBY, dan munculnya dukungan trio partai Demokrat, partai agama PKS, dan PAN, maka dapat dipastikan Prabowo tersingkir.Domino99

Untuk itu, dengan segala cara tentu Prabowo akan menyelamatkan kesempatan menjadi capres lagi. Caranya adalah dengan menyingkirkan dan mengerdilkan Anies. Ini upaya yang sangat berat karena perpecahan pendukung Anies dan Prabowo itu merusak dan menelan energi dan dana besar.Domino99

Pun Anies pun tak akan membuang kesempatan untuk menjadi capres di 2019. Perang saling tikam antara Prabowo dan Anies pun tak terelakkan. Jika Prabowo menggandeng Anies? Lah partai mana yang mau mengusung?Domino99

Artinya, dalam kondisi apapun keduanya harus saling tikam dan saling bunuh untuk mendapatkan tiket maju di Pilpres 2019. Prabowo lebih unggul karena memiliki partai. Faktor Agus Yudhoyono masih lebih besar menyelamatkannya dibanding memberi peluang kepada Anies. Dalam perhitungan apapun, selain Agus yang pasti maju ke pilpres 2019, kubu Jokowi diuntungkan dengan kisruh Anies-Prabowo. Salam bahagia ala saya.

Pages