Minta Jonru Segera Dibebaskan, Novel Bamukmin ajukan diri sebagai jaminan - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Monday, October 2, 2017

Minta Jonru Segera Dibebaskan, Novel Bamukmin ajukan diri sebagai jaminan



www.dominoemas.net


 Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) yang juga Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Habib Novel Chaidir Bamukmin mengatakan, pihaknya akan membela tersangka kasus dugaan ujaran kebencian lewat media sosial, Jonru Ginting.

Pembelaan ini diberikan, karena menurut Habib Novel, kasus tersebut rekayasa dan diduga ada intervensi dari para konglomerat atau taipan, untuk membungkam para pejuang Aksi 212.EMAS

Seperti diketahui, Aksi 212 adalah sebuah gerakan menuntut penegakan hukum kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di kasus penistaan agama. Aksi ini digelar pada (2/12/2016) lalu.EMAS

"Kita duga ini intervensi para taipan yang punya kepentingan dengan penguasa, yang ingin membungkam semua pejuang 212. Karena sudah kita duga semua (kasus) pejuang 212 adalah rekayasa," ujar Habib Novel kepada Netralnews.com, Sabtu (30/9/2017).

Karenanya, tokoh Front Pembela Islam (FPI) ini meminta aparat kepolisian membebaskan Jonru. "Iya Jonru harus dibebaskan, atau kami bisa ajukan penangguhan penahanan atau praperadilan nanti," ungkap Habib Novel.EMAS

Sebelumnya diberitakan, polisi telah menetapkan Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting sebagai tersangka dan ditahan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (29/9/2017), dalam kasus dugaan ujaran kebencian lewat medsos.EMAS

Jonru Ginting dilaporkan oleh Muannas Al-Aidid ke Polda Metro Jaya pada Kamis (31/8/2017) lalu. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit Reskrimsus.EMAS

Sejumlah ucapan Jonru yang dinilai berbahaya antara lain soal tuduhan PBNU menerima uang Rp1,5 triliun terkait dengan penerbitan Perppu Ormas. Kemudian soal asal usul Joko Widodo yang dianggap tidak jelas.EMAS

Setelah laporan pertama, Muannas kembali melaporkan Jonru ke Polda Metro Jaya pada Selasa (19/9/2017) terkait pencemaran nama baik, dimana Jonru memelesetkan nama belakangnya, Al-Aidid dengan 'Si Aidit.'

Pages