Jakarta Sudah Kita Rebut, 2019 Giliran Indonesia. Prabowo Mau Rebut Indonesia Dari Siapa? - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Sunday, December 17, 2017

Jakarta Sudah Kita Rebut, 2019 Giliran Indonesia. Prabowo Mau Rebut Indonesia Dari Siapa?



 www.pokeremas.com


BERITA EMAS DOMINOQQ ~ Bukankah Pemilihan Umum atau Pemilu itu adalah ajang pesta rakyat? Dimana rakyat dengan suka cita memberikan hak suaranya pada orang yang dianggap mampun memajukan Indonesia dan menjalankan amanah Pancasila, terutama sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia? Kenapa harus pakai acara REBUT segala?DOMINOQQ

Saya tercenung melihat apa yang ditulis di sebuah baliho kampanye untuk Prabowo Subianto yang terpasang di Pontianak dan Palangkaraya. Beberapa pertanyaan menggelitik saya.DOMINOQQ

Bukankah Palangkaraya itu kota dengan tragedi 8 sekolah yang di bakar dengan sengaja oleh kader Gerindra? Bukankah Palangkaraya adalah kota yang sedang disasar oleh pemerintah untuk dijadikan Ibu kota Negara Indonesia? Dan baliho ini dipasang “entah oleh siapa”, dikota yang sama.

Saya sih berharap warga Palangkaraya lebih cerdas dari warga Jakarta dalam hal memilih pemimpin Negara Indonesia. Lebih menggunakan logika untuk mencerna fakta dan tidak memberikan hak pilihnya pada calon dimana prestasi atau hasil kerjanya masih dibungkus oleh sebuah kata “JIKA”.DOMINOQQ

Tapi, apapun misi dibelakang penulisan baliho ini, kalau Prabowo punya kemampuan yang sama, yang bisa disaingkan dengan hasil kerja Jokowi, saya yakin menggunaan kata REBUT, tidak akan mereka pakai. Ada banyak kata yang lebih pantas dan mewaliki yang bisa ditulis untuk kampanye pesta rakyat.

Mari kita telaah bersama, setiap kalimatnya :

    Kalimat dibawah foto Anies-Sandi ditulis “Anies- Sandi Gubernur DKI” dan baliho ini dipasang di Pontianak, Palangkaraya.

    Kalimat kedua, “2017 – Jakarta Sudah Kita Rebut”. Saya miris dengan penggunaan kata “rebut”. Seolah sebelumnya Jakarta dikuasai oleh penjajah.

    Kalimat ketiga, “2019 – Giliran Indonesia”, Apakah ini maksudnya sama seperti kalimat kedua? Bahwa 2019 adalah giliran Indonesia untuk direbut? DOMINOQQ

Entah diniati atau tidak penggunaan kata “rebut” ini. Tetapi kalau kita mengaca pada Pilkada Jakarta, memang penggunaan kata “rebut” bisa dibilang tepat.

Jika kita mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dan melihat apa arti dan makna dari kata REBUT, di dalam KBBI, kata rebut memiliki arti “rampas, ambil dengan paksa (barang orang)”, dan setiap tindakan perampasan, selalu ada pihak yang dirugikan atau tersakiti.DOMINOQQ

And that was exactly what has happened in Jakarta, no?

Jabatan Gubernur DKI itu memang direbut atau diambil dengan paksa karena satu paslon disetiap kesempatan selalu menyudutkan paslon lain. Selain itu, kubu mereka juga memaksakan keadaan, memanfaatkan situasi yang diciptakannya sendiri, seakan tekanan-tekanan massa bukanlah rencana mereka. Lalu pendukung sang petahana dicederai perasaannya dengan menuduh mereka kafir karena sudah mendukungnya. Bahkan dimana-mana dipasang spanduk bahwa jenazah mereka tidak akan disholatkan dan sebagainya dan sebagainya.

Jika semua calon memperebutkan jabatan Gubernur, apa yang harus mereka lombakan adalah program-program. Dan yang menjadi juara adalah dia yang memiliki program terbaik diantara program yang dipersaingkan.

Lalu kalimat ketiga mengatakan bahwa tahun 2019 – GILIRAN Indonesia.

Apakah Prabowo akan maju lagi menjadi capres di Pilpres 2019 dan melakukan hal yang sama seperti apa yang sudah dilakukan di Jakarta? Kalau Ahok dipukul telak dengan kasus penistaan agama, lalu isu apa yang akan menjadi gada untuk memukul Jokowi? Berita-berita fitnah tentang hutang negara? Atau tentang asing aseng?DOMINOQQ

Ini mengerikan!

Kalau sampai jabatan Presiden dirampas secara paksa atau direbut seperti halnya jabatan Gubernur di Jakarta, maka yang akan menjadi korban adalah rakyat.

Apalagi seluruh rakyat Indonesia menyaksikan bagaimana terpecahkan warga Jakarta dan hal memecah belah warga ini akan dilakukan juga di seluruh Indonesia? Haruskan kita mendukung calon pemimpin yang dari niat awal saja sudah tidak benar?

Bagaimana Prabowo bisa menjaga kedaulatan Indonesia, menjaga keutuhan bangsa, martabat bangsa, kewibawaan bangsa, kemajuan negara dan kesejahteraan rakyat? Kalau jabatan saja dia dapat dengan cara merebutnya dari rakyat.DOMINOQQ

Dilihat dari sudut manapun, tulisan yang tertera pada baliho yang dipasang di kota Pontianak, Palangkaraya itu, ditulis dengan kemarahan dan kebencian. Memandang pemerintahan sekarang tak ubahnya lawan yang harus diperangi dimana jabatan harus direbut dari tangan rakyat.DOMINOQQ

Pertanyaannya, Prabowo akan merebut Indonesia dari siapa? Karena kedaulatan tertinggi negeri ini berada di tangan rakyat, artinya Prabowo ingin merebut Indonesia dari rakyat? Dan kalau sudah terrebut, apa yang akan dia lakukan? Menjadi pemimpin negeri dengan merampas jabatan dari orang yang menjadi pilihan rakyat?





Pages