Curhat Teman yang Dipecat Karena Demo Anti PK Ahok, Mau Ketawa Tapi Kasihan - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Tuesday, February 27, 2018

Curhat Teman yang Dipecat Karena Demo Anti PK Ahok, Mau Ketawa Tapi Kasihan


 www.pokeremas.com

BERITA EMAS DOMINOqq ~`

Sebelumnya, saya ingin menekankan bahwa ini hanyalah percakapan imajiner saya dengan teman imajiner saya mengenai dirinya yang membela agama. Saya akan membuat senyata mungkin, agar bisa mencerminkan sebuah percakapan yang bukan hanya basa-basi atau membuat mereka seolah jadi karikatur.DOMINOqq 

Jangan tanya dia siapa, karena dia tetap teman baik saya. Jangan tanya dia orang mana, yang pasti bukan orang Jakarta. Saya memiliki teman-teman dari berbagai suku, agama, ras dan golongan. Memang temanku tidak banyak, bisa dihitung pakai kelereng. Namun untuk mereka yang dekat, saya akan jaga relasi ini.DOMINOqq 

Relasi saya dengan teman imajiner saya ini sudah terjalin sejak kuliah. Dia adalah orang yang begitu pro terhadap Prabowo, Rizieq dan antek-anteknya. Namun jikalau berbicara tentang persahabatan, saya tidak akan memusuhinya dan menuding nya “dasar kampret lu, kok buronan dibela?”. Tidak satu kata pun keluar dari mulut saya. Persahabatan tetaplah persahabatan. Dia pun menghargai saya sebagai pendukung Jokowi, tapi tidak untuk Ahok.DOMINOqq 

Dia adalah seorang yang rajin, penuh dedikasi terhadap pekerjaannya. Dia bercerita kepada saya bahwa dirinya jarang sakit. Ia memiliki hak cuti, yang tidak ia gunakan secara gegabah. Ia mengakui bahwa dirinya begitu disiplin menjalankan pekerjaannya dengan baik.DOMINOqq 

Hanya saja, ia harus mengikuti setiap pertemuan yang wajib. Salah satunya adalah agenda demonstrasi dan perkumpulan-perkumpulan tertentu, yang memaksanya ia harus cuti. Ia orang yang cukup fanatik terhadap agamanya. Namun ia masih bisa menghargai agama saya, dengan Tuhan yang pernah disindir oleh Rizieq.

Sebut saja namanya Anton, karena rasanya tidak etis jika saya membongkarnya di sini. Biarkan Bung Nafys saja yang membongkarnya. Hahaha. Kami memiliki satu visi, yakni visi yang sama akan Indonesia yang lebih bermartabat.

Namun entah mengapa, saya ada di sisi Jokowi, dan dia lebih mendukung konsep negara yang bukan Pancasila, dan menghalalkan pembunuhan sebagai salah satu bentuk ibadah.DOMINOqq 

Sampai sini, saya sempat menjaga jarak dengan dirinya, karena khawatir suatu waktu, ia akan membunuh saya karena tidak sepaham dengan dirinya. Tetapi kebaikan hati Anton membuat saya tidak tega untuk menjauhinya. Ia tidak layak dijauhi, karena memang ia justru perlu dirangkul. Toh mereka tidak setega itu.DOMINOqq 

Semua yang mereka percaya, hanyalah sebuah konsep yang sulit dijalankan di dunia nyata. Di dalam dunia nyata, untuk membunuh dan meledakkan diri mereka di hadapan umum. Menurutnya, dia terlalu tidak layak untuk melakukan hal tersebut, karena bukan jalan hidupnya.DOMINOqq 

Hari ini, di penghujung bulan Februari, ada kabar duka datang ke WhatsApp saya. Ia bertanya “Bro, ada kerjaan bagus ga? Stress nih gw…” Kira-kira saya tahu apa penyebabnya, lantas saya membalas dengan pura-pura tidak tahu dengan sedikit nada bercanda, “Kenapa? U dipecat?”

Selang beberapa lama, dia membalas “Iya nih, habis bela agama.”. Ternyata benar dugaan awal saya, ia dipecat akibat cutinya sudah habis. Hah? Masih bulan Februari, 12 hari sudah dipakai? Menurut pengakuannya, dia belum habis pakai cuti 12 hari. Mungkin menurut perusahaannya, ia sudah mengambil cuti terlalu banyak, padahal masih bulan Februari, mungkin?DOMINOqq 

Lantas saya tidak segan-segan menegurnya dengan lantang dan berkata “Bro, sebenarnya loe yakin gak sih kalau loe bela agama? Kalau memang menurut loe, loe bela agama, harusnya lo bangga, bukan malah sedih.”DOMINOqq 

Mengetahui teman saya dipecat karena bela agama, and ikut demo anti Ahok, saya malah memarahinya seolah mengonfirmasi bahwa dirinya itu tidak beres. Teman macam apa saya ini? Percakapan terhenti di sana. Tidak ada balasan dari dirinya. Tidak ada respons dari dirinya. Mungkin sampai sini persahabatan saya dengan dirinya terputus. Inilah harga yang saya harus bayar untuk sebuah idealisme.

Saya tidak bisa membayangkan, betapa menyedihkan para rekan-rekan yang dimusuhi hanya karena berbeda pilihan. Ini bukan urusan pilihan saja. Ini urusan hari depan bangsa Indonesia. Maukah Indonesia direbut oleh Prabowo?DOMINOqq 

Ahok adalah seorang yang jujur membela rakyat, bahkan ia begitu tegas melawan para koruptor. Namun sayangnya, ia malah membela rakyat kecil yang begitu diperdulikannya. Ia melindungi rakyat dari para koruptor busuk.

Uang rakyat yang ada, dijaga dengan hati-hati, agar di akhir hidupnya, ia bisa dengan bangga menceritakan pengalamannya kepada Tuhannya di hari penghakiman nanti. Bahwa ia sudah menjadi abdi rakyat yang sesungguhnya.

Betul kan yang saya katakan?

Jika pembaca Seword ingin melihat dan menikmati buah pemikiran saya yang lainnya, silakan

Pages