Untuk Pertama Kalinya, Hotman Paris Labrak dan Beri Peringatan Keras Kepada Najwa Shihab Gara Gara Cuitannya Soal... - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Saturday, March 3, 2018

Untuk Pertama Kalinya, Hotman Paris Labrak dan Beri Peringatan Keras Kepada Najwa Shihab Gara Gara Cuitannya Soal...

 www.pokeremas.com

BERITA EMAS DOMINOqq ~

Presenter Najwa Shihab dan pengacara kondang Hotman Paris tengah menjadi sorotan di media sosial.DOMINOqq

Bermula dari unggahan Najwa Shihab di akun Instagram @najwashihab mengenai puisinya yang berkaitan dengan pengusutan kasus penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang hingga kini belum juga selesai.

"Novel Baswedan adalah aparat negara, matanya adalah mata Indonesia
 Jika negara gagal melindungi aparatnya, DOMINOqqbagaimana negara bisa mengurusi kawula.
Mata itu sedang sakit dan melepuh, daya pandangnya terancam merapuh.
Retina bisa saja dibikin ringkih, namun optimisme tak boleh menyisih.
Tekad yang berapi dan hati penuh nyali, menjadi pandu menembus gelap korupsi.

Publik jangan dianggap sebelah mata, kemarahan adalah energi tak terkira.

Jika hanya marah yang kami punya, kami akan marah demi negeri tercinta.
Kami adalah jutaan mata yang selalu nyalang, kepal tangan yang tak akan mudah tumbang - Catatan Najwa".DOMINOqq

Unggahan Najwa lantas dikomentari Hotman dalam bentuk video.
Dirinya mengatakan, "Kepada para pesohor, atau selebgram hati-hati dalam membuat pernyataan. Jangan tendensius yang bisa menkredisitkan negara dan aparatnya.

Misalnya kalau seseorang lagi mengendarai di jalan tol, tiba-tiba dengan sengaja ditabrak oleh orang jahat, apakah negara bisa dituduh sebagai yang kurang pengamanan? Kan korban itu kan bukan pejabat yang harus dikawal.
Memang aparat negara yang berwenang wajib untuk segera menyidik, tapi tidak boleh dengan tabrakan tersebut negara lantas disalahkan. Hati-hati, tidak bagus di hadapan ratusan juta orang lantas menyalahkan negara.

Jangan mencari popularitas dengan begitu seolah-olah pejuang".




Pages