Curhat Yusril Dihadang Residivis di Bandara, Mulut Bau Tuak, Mata Merah. Lihat Videonya! - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Sunday, July 8, 2018

Curhat Yusril Dihadang Residivis di Bandara, Mulut Bau Tuak, Mata Merah. Lihat Videonya!


 emaspkr.com


BERITA EMAS

Direktur Utama Sebuku Grup, Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko mengecam keras aksi pengadangan Prof Yusril Ihza Mahendra oleh puluhan massa di pintu masuk Bandara Gusti Syamsir Alam, Kotabaru, Kalimantan Barat, Jumat (6/7).Poker88

Menurut Soenarko dalam rilisnya yang diterima JPNN, Sabtu (7/7), aksi pengadangan itu sudah direncanakan, ditambah perilaku aparat kepolisian yang tidak profesional.
“Malu kita sebagai warga negara, orang mau tausyiah di acara halal bihalal dihadang oleh segerombolan orang, ada yang mulutnya bau tuak, mata merah,” kata Soenarko.
“Menurut laporan anak buah saya, ada juga residivis yang baru keluar penjara dua bulan lalu. Tahu apa soal tambang, kalau tidak digerakan,” tambah Soenarko.
Ironisnya, lanjut Soenarko, jumlah aparat kepolisian dan TNI justru lebih banyak dari massa yang melakukan pengadangan tersebut.Poker88


“Polisi berpakaian dinas jumlahnya banyak, belum lagi yang berpakaian preman. Ditambah anggota TNI, ada juga mobil water canon, aneh saja tidak bisa mengatasi massa yang sebagian mabuk tuak itu,” tegas mantan Panglima Kodam Iskandar Muda ini.
Mantan Danjen Kopassus TNI AD itu juga mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencopot pimpinan Polda Kalsel dan Polres Kotabaru.Poker88
“Sudah jelas bandara itu bagian dari objek vital, harus diamankan. Masak menyebut ada 1.100 massa, padahal cuman belasan orang. Ini bentuk intimidasi kepada tokoh nasional agar Prof Yusril pulang,” imbuh oenarko.

“Ini semacam skenario yang boleh jadi dibayar pihak tertentu. Kalau oknum-oknum begini bercokol di kepolisian dan nanti jadi pentinggi Polri, yang rugi seluruh bangsa Indonesia ini,” tegasnya.Poker88

Seperti diketahui, saat mendarat di Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru, Yusril dihadang sekelompok massa yang mengaku menolak aktivitas tambang di Kotabaru.

Namun, Yusril malah menemui massa untuk mengajak berdialog. Ustaz Arifin Ilham yang kebetulan mau melewati kerumunan penghadangan turut berupaya menenangkan massa.Poker88

Tidak tercapai kesepakatan, rombongan Yusril dan Arifin Ilham akhirnya menaikin bus polisi menuju Kotabaru.

Pages