Gubernur Bambu, Tajir Pemprovnya, Ngeres Warganya - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Friday, August 17, 2018

Gubernur Bambu, Tajir Pemprovnya, Ngeres Warganya

 emaspkr.com

BERITA EMAS 

Anies Baswedan, gubernur bambu, benar-benar pendendam. Sejak tiang bambu jadi polemik, Anies mendadak dendam. Orang ini menyimpan banyak dendam. Mengapa? Karena ia malah membangun seni ikat bambu dengan cara-cara yang tidak jelas.

Bambu 500-an juta dipasang di dekat Patung Selamat Datang. Warga Jakarta banyak yang mengatakan bahwa seni bambu ini adalah seni yang tidak tepat di Jakarta dengan udara yang jelek. Lagipula kan buat indoor.Poker88

Yang buat outdoor ya tidak banyak. Dusun Bambu misalnya. Tapi kan di sana tidak mahal. Tidak sampai 500 juta. Semakin rusak. Inilah gubernur bambu.

Selamat datang di Jakarta dengan aur-auran pemikiran si gubernur bambu yang cinta mati sama bambu itu. Ngomong bambu, ngomong perang, ngomong juga apa pun. Apapun dilakukan pasti ada pembenarannya..Poker88

Setiap Anies membangun sesuatu, pasti ada saja bahan yang dikoarkan. Lihat saja dari tiang bambu, ia malah membawa-bawa sejarah perang dengan bambu runcing. Kalau bukan dia, pendukungnya yang cari-cari alasan tidak nyambung itu. Benar-benar aur-auran..Poker88

Setelah polemik gak bener yang paling hakiki dalam pidato pelantikannya membawa-bawa istilah terlarang “pribumi”, ia merasa ada di atas angin. Anies merasa dirinya sudah memegang kaum akar rumput. Padahal akar rumput pun mungkin geleng-geleng kepala melihat orang gak bener itu..Poker88

Ia di atas angin, setidaknya orang ini merasa dia paling tinggi dan bisa menggenggam kaum akar rumput. Ini adalah ketidakjelasan yang hakiki. Menggunakan istilah-istilah terlarang seperti pribumi, dan juga bawa-bawa bambu. Memangnya mau perang? Kok norak banget ya?.Poker88

Gubernur bambu ini menganggap bambu adalah sesuatu yang asli Indonesia. Ya, bambu memang ditanam di Indonesia. Apakah Anies asli Indonesia? Itu pun kita pertanyakan. Asli gak sih? Kalau asli, minta silsilahnya dong..Poker88

Begini loh. Penulis tidak berniat sama sekali untuk membawa-bawa SARA. Tapi orang ini tidak boleh dibiarkan. Ia malah pernah mengatakan warga yang ia pimpin sendiri, sebagai residu pilkada. Residu itu kan sampah. Kalau begitu, Anies mengatakan warga Jakarta yang ia pimpin adalah sampah pilkada..Poker88

Ini adalah penghinaan buat warga Jakarta. Untung saja penulis hanya bisa melihat dengan miris warga Jakarta. Untung penulis tidak dihina Anies sebagai sampah.

Coba-coba ngana berani hina pa kita! Tak bejek-bejek ngana!

Warga Jakarta adalah sampah pilkada. Setidaknya itu yang Anies bicarakan. Akan tetapi, Anies ini sebenarnya tidak tahu bahwa keberadaan sampah pilkada itu adalah penggerak roda perekonomian di Indonesia. Jangan coba-coba main sama JKT 42. Mereka sedikit. Tapi mereka yang menjadi penggerak roda perekonomian dan sosial di Jakarta.

Melihat hasil karya bambu di tengah ibu kota yang salah tempat, kita bisa melihat bagaimana Anies ini sangat dendam dengan apa yang ia pernah dapatkan. Ia seolah-olah sengaja memamerkan karya di dalam ruangan, di luar ruangan. Itu mau berapa lama dipajang sampai membusuk? Tinggal tunggu saja itu benda berlumut dan membusuk. Aduh..Poker88

Kenapa sih gubernur kalian seperti itu? Kasihan sekali. Bahkan beberapa warga Jakarta yang bermedsos mengatakan bahwa karya bambu ini adalah karya ngeres. Wah, jangan-jangan mereka saja yang ngeres. Itu kan untaian satu sama lain.
Ada beberapa netizen berkomentar dengan lucu dan membuat kita mengocok perut.
Itu dilihat dari drone kok mirip sama orang lagi gituan ya?
Kok mirip cebong? Dendam amat sama cebong?
Ini otak gue yang ngeres atau gimana yak?
Buset, penopangnya dari bambu, tinggal tunggu beberapa lama saja sudah roboh.

Ya, memang beginilah gubernur kalian yang tidak tahu tata letak. Itu daerah protokol dibangun sesuatu yang bisa membusuk.

Kasihan sekali artis yang membuatnya. Tidak ada yang salah dengan sang artis. Sang artis hanya membuat saja, sesuai arahan si gak bener. Seniman tersebut sangat kasihan. Padahal dia hanya berkarya. Tapi banyak yang kritik.

Sudah lah, bagi para pembaca, silakan kalian kritik Anies, jangan kritik senimannya. Untuk seniman, ini masalah estetika. Untuk Anies, ini masalah proyek.

Mana ada bambu 500 juta lebih? Setengah miliar. Dibangun di atas tanah termahal di Jakarta katanya Anies. Inilah gubernur kalian. Beruntunglah penulis, hanya bisa menertawakan kalian dari ujung.

Hahahaha!

Begitulah ngeres-ngere

.

Untuk artikel tampan lainnya, bisa dilihat di sini: https://seword.com/author/mawengkang

Pages