Berkali-kali Kepergok Sebar Hoax/Benci, Ratna Sarumpaet Perlu Tes DNA? - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Friday, September 7, 2018

Berkali-kali Kepergok Sebar Hoax/Benci, Ratna Sarumpaet Perlu Tes DNA?

 emaspk1.com

BERITA EMAS
Dia ini menyebut dirinya aktivis, tapi ketika mobilnya kena derek, tetap saja “main teman”. Langsung telepon ke Gubernur, ngadu. Bayangkan kalau dia juga “berteman” dengan presiden. Jangan-jangan dikit-dikit akan telepon Presiden? Kebayang kan? Lahirlah tajuk sebuah berita, “Tidak Dapat Tiket Pesawat, Ratna Telepon Jokowi”. Atau “Bawa Oleh-Oleh Terhalang Petugas Bea Cukai Di Cengkareng, Ratna Telepon Jokowi”. Akan sangat ramai media kita memberitakannya. Sayangnya dia benci sama Jokowi, sampai-sampai menyuruh tes DNA. Ya rugi sih kalau dari “kaca mata teman”, kan jadi nggak bisa telpon Jokowi?

Ratna VS Gibran

Entah kenapa Ratna ini sangat benci sama Jokowi. Merembet pula ke anaknya, Gibran. Ratna pun terlalu serius menanggapi pernyataan Gibran. Sampai-sampai dia gagal paham dan menyamakan Gibran dengan anak-anak presiden sebelumnya yang sering dapat proyek dari bokapnya.
Gibran hanya bercanda menanggapi ramainya gosip yang beredar. Bahwa Gibran adalah pemilih Grab. Dia pun melucu dengan mengiyakan hal itu. Cuitan Gibran disambar oleh Ratna Sarumpaet, bagaikan ikan nyamber umpan di Mancing Mania. 

Di Rezim ini semua SAH. #2019GantiPresiden >>>> Grab Disebut Miliknya, Gibran Rakabuming: Memang Punya Saya Kok http://wow.tribunnews.com/s/bcjja via @TribunWOW

Kemudian setelah Ratna sadar akan kegagalpahamannya, dia pun berusaha menetralisir dengan baik-baikin presiden Jokowi… Wkwkwk…
Luar biasa. Anak2 tahudiri Presiden @jokowi bisa beli Grab Indonesia dari dagang Pisang goreng.

Hoax PT Dirgantara Indonesia

Ini juga salah satu contoh kebenciannya terhadap Jokowi menghapuskan nalarnya. Ratna Sarumpaet pun mau menyebarkan hoax tentang dijualnya PT Dirgantara Indonesia kepada China. Ratna pun mencuitkan di Twitter :

BERITA DUKA "TERBODOH"

Telah ditanda-tangani pelunasan pembayaran dari RRC kpd Pemerintah RI awal April 2017 oleh Pres @jokowi (disetujui dtdtngni Ket KPK, Ket DPR Ket Dewan Pertimbangan Presiden). Maka Kepemilikan PT.Dirgantara Indonesia, kini berpindah k tangan pemerintah RRC.

Pendukungnya pun ramai ikut-ikutan menghujat Jokowi dan menyebarkan hoax ini. Sayang sekali ya ini ketahuan hoax karena mendapat klarifikasi langsung dari PT Dirgantara Indonesia. "Pemberitaan mengenai PT Dirgantara Indonesia (Persero) dijual ke pihak asing, kami nyatakan HOAX. Berita ini adalah berita bohong yang berulang dari tahun 2017 lalu," tulis mereka. Klarifikasi itu bisa dilihat di link berikut:

Cuitan Ratna pun dihapus dengan sukses dan malu tingkat dewa. Dia pun mengaku teledor dan minta maaf. Gampang bener yak.

Serang Ma’ruf Amin

Usai Presiden Jokowi mengumumkan bahwa beliau akan berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019, Ratna pun nyamber lagi. Dia pun menyerang Ma’ruf dengan 2 cuitan, namun akhirnya dia hapus (lagi).

”Kasihan sekali bangsa ini…” (dengan mengunggah foto Jokowi yang menggandeng KH Ma’ruf Amin. Dalam foto ada tulisan: “Jokowi – Ma’ruf Amin, Umara – Ulama untuk Indonesia Maju”)

Politik boleh apa saja. Boleh lupa, boleh bohong, boleh munafik, bahkan boleh secara sadar menyakiti rakyat yg seharusnya ia lindungi.” (disertai foto KH Ma’ruf Amin dengan tulisan “Menolak Lupa Fatwa MUI” dan sebuah berita bertajuk : “Perlu Disebarkan, Fatwa MUI: Pemimpin Ingkar Janji Boleh Tak Ditaati, dan Jangan Dipilih Kembali”).

Kepergok sudah mengapus cuitan-cuitan ini, Ratna pun berusaha mengklarifikasi di media. Katanya itu karena Ma’ruf Amin dianggap sudah uzur, sakit, dan jantungnya lemah. Bla bla bla….

Hoax Uang Nominal Rp 200 Ribu

Dan yang terakhir ini baru saja terjadi. Ratna mendapat umpan foto duit rupiah dengan nominal 200 ribu. Maksud hati sih nyindir Presiden Jokowi terkait pelemahan rupiah. Kebayang gimana hepinya Ratna ketika menemukan foto uang nominal Rp 200 ribu itu. Bagaikan ketiban duren mateng jatuhan yang maknyuss. Dia pun mengunggah foto itu sembari menulis cuitan : "Masih mau 2 Periode? Pakai akal pikiranmu - Gugah hari Nuranimu. Cc: @jokowi”

ank Indonesia pun memberikan konfirmasi bahwa foto itu adalah hoax. Daaann, seperti biasa Ratna Sarumpaet cepat-cepat menghapus cuitannya. Secepat Fadli Zon menghapus pollingnya yang hasilnya memenangkan Jokowi – Ma’ruf.

Alhamdulillah ya, niat jelek selalu saja ada screenshotnya. Terima kasih pada netizen yang kepo dan selalu siaga untuk membuat screenshot cuitan-cuitan yang dihapus. Ini netizen yang memakai akal pikiran lho. Apakah memakai akal pikiran dan menggugah hati nurani itu sama dengan menyebarkan hoax dan kebencian? Mungkin ada yang salah dengan DNA-nya?

Pages