Partai Demokrat Resmi Berhentikan Roy Suryo akibat buat malu dengan maling aset negara - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Saturday, September 15, 2018

Partai Demokrat Resmi Berhentikan Roy Suryo akibat buat malu dengan maling aset negara

 emaspk1.com


BERITA EMAS

Beredar surat permintaan pemberhentian sementara Roy Suryo dari posisi Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat. Saat dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Pandjaitan membenarkan hal itu.

“Benar, kami sudah putuskan untuk membeb‎astugaskan beliau (Roy Suryo) sementara waktu dari posisi wakil ketua umum,” kata Hinca seperti dilansir JawaPos.com, Jumat (14/9).

Penegasan serupa juga disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin. Menurutnya, surat keputusan pemberhentian sementara Roy Suryo sudah dikeluarkan DPP sejak Jumat (14/9) kemarin.

‎”Tadi pagi DPP sudah ada surat keputusan penonaktifan terhadap dia (Roy Suryo) sebagai wakil ketua umum,” kata Amir.

Pemberhentian tersebut, kata Amir, diputuskan DPP Partai Demokrat agar Roy Suryo bisa menyelesaikan persoalannya dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora).

“Tujuannya agar dia bisa mengatasi masalah yang dihadapi,” katanya.
Sebelumnya beredar surat permintaan penonaktifan Roy Sur‎yo dari posisi Wakil Ketua Umum Partai Demokrat. Dalam surat itu disebutkan, mantan Menpora itu mengundurkan diri karena ingin fokus menyelesaikan kasusnya dengan Kemenpora. Anggota Komisi I DPR itu tidak ingin menyangkutpautkan Partai Demokrat dalam kasusnya.

Berikut ini isi pesan surat yang beredar di kalangan wartawan:

Nama: KMRT Roy Suryo Notodiprojo

No KTA: 3404000200

Jabatan sekarang: Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat
Bersama dengan surat ini menyatakan sebagai berikut:

1. Merespons kondisi berdasarkan issue terakhir, saya “dituduhkan” masih menyimpan aset negara selepas dari Jabatan terakhir selaku Menpora 2013-2014, maka saya telah menunjuk kuasa hukum secara pribadi, tanpa harus melibatkan Partai Demokrat (karena persoalan ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan urusan partai), yakni Bp M Tigor Simatupang, SH dan Law Firm-nya

2. Oleh sebab itu agar urusan ini juga tidak selalu dikait-kaitkan dengan Partai Demokrat secara umum, juga secara khusus kepada Bp Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Umum, maka mohon agar saya dapat nonaktif sementara dalam jabatan sekarang (Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat) sampai urusan ini selesai

3. Namun demikian sesuai amanah yang sudah saya emban dengan konstituen dan demi tetap menjaga nama baik Partai Demokrat, khususnya di Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maka saya tetap akan melaksanakan tugas-tugas tersebut selaku Anggota DPR-RI Komisi-1 dari Dapil DIY sekaligus menjalankan Instruksi Bapak SBY dan Mas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Komandan Kogasma untuk menjalankan politik memenangkan Pilpres dan memenangkan Pileg, dalam hal ini terus berusaha memenangkan Partai Demokrat, sesuai arahan yang barusan diterima.

Demikian surat pernyataan ini saya buat. Semoga dengan ini semua pihak yang berkepentingan dapat maklum adanya dan tetap menjalankan fungsi dan tugasnya masing-masing, serta tetap menjaga marwah Partai Demokrat di mata masyarakat.

Jakarta, Rabu 12 September 2018

Kasus Roy Suryo tersebut berawal dari beredarnya surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bernomor 5-2-3/SET.BIII/V/2018 yang meminta agar politikus asal Yogyakarta itu menyerahkan barang-barang inventaris negara yang belum dikembalikan.

Tak tanggung-tanggung, dalam surat itu disebutkan, ada 3.226 unit barang yang belum dikembalikan Roy selepas dari jabatan Menpora.



Roy Suryo diminta mengembalikan barang milik negara yang masih tercatat sebagai barang milik Kemenpora agar dapat diinventarisasi.

Surat ke Roy Suryo ini menindaklanjuti pemeriksaan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang hasilnya menemukan ada 3.226 unit barang yang belum dikembalikan.

Pages