Posting Soal Gubernur dan PNS, Ahmad Dhani Dibully Disebut Warganet Bodoh! - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Wednesday, September 12, 2018

Posting Soal Gubernur dan PNS, Ahmad Dhani Dibully Disebut Warganet Bodoh!

 emaspk1.com

BERITA EMAS

 Penyanyi senior  yang kini terjun di dunia politik Ahmad Dhani sepertinya selalu saja membuat pernyataan yang menyindir pemerintahan Jokowi.

Kali ini membahas Presiden RI Joko Widodo.

Ahmad Dhani mengatakan, Presiden Joko Widodo menurutnya, sama sekali tidak mewakili kaum milenial.
Hal itu disampaikan Ahmad Dhani dalam Apa Kabar Indonesia Pagi, Senin (10/9/2018).

"Ya itu kan perasaannya Pak Jokowi sendiri ya, kalau buat saya sendiri sih nggak juga, gitu loh, nggak juga mewakili, dari mana mewakilinya, gitu loh," kata Ahmad Dhani dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan YouTube yang diposting di hari yang sama.
 Bahkan secara tidak langsung ia menyebut, Jokowi tidak memiliki tampang milenial sama sekali.

"Milenial itu dilihat dari wajahnya, tampang kayak saya ini milenial, jelas," ujarnya kemudian tertawa.

Bahkan kata Ahmad Dhani, meski Jokowi sering mengenakan sneakers, membawa motor gede, hal itu tak lantas disebut Jokowi mewakili kaum milenial.
"(Sneaker, motor) Itu tidak substantif, anak muda tidak harus seperti itu. Misal suka metalica, jangan-jangan cuma tahu satu lagu saja," sindirnya.


Untuk itu kata dia, Erick Thohir harus bekerja keras untuk membangun pandangan bahwa Jokowi mewakili kaum milenial.

"Jadi buat saya Pak Erick Thohir kerjanya keras," tandasnya.

Ia juga mengaku tak gentar dengan adanya sosok Erick Thohir di tim Jokowi, sebab menurutnya ada 99 orang seperti Erick Thohir di tim Prabowo.

"Di tim kami orang seperti Erick Thohir itu ada 99 orang, salah satunya saya. Pak Joko panglimanya, saya sama Erick Thohir Apple to Apple lah," tandasnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak atau yang akrab disapa Anin, kemudian menanggapi pernyataan Ahmad Dhani tersebut.

Menurutnya, apa yang disampaikan Ahmad Dhani itu justru mengarah pada kedangkalan peradaban politik.

Hal itu disampaikannya di akun Twitter miliknya, @Dahnilanzar, Senin (10/9/2018).

"Kok saya merasa diskusi status milenial gak milenial ini, justru mengarah kepada "kedangkalan peradaban politik" Indonesia kekinian ya. Yang kita butuhkan adl apa gagasan besar bagi kemajuan Indonesia masa depan. Komitmen lawan bandit politik yg menyandera negeri," tulisnya di postingan berita terkait statemen Ahmad Dhani tersebut.Dahnial Simanjuntak

Ia kemudian mengatakan, milenial tidak bisa diasosiasikan pada simbol-simbol fisik dan gimmick semata, melainkan pada pada kemajuan berpikir.

"Sahabat muda, mencermati kontestasi politik yg berebut suara milenial. bila status2 milenial itu diasosiasikan pd simbol-simbol fisik dan gimmick, bukan pd kemajuan pikir,akhlak dan integritas.Apa bedanya kita dengan generasi alay-alay yg sibuk dg model sepatu dan baju terbaru," tulisnya lagi.

Terbaru Ahmad Dhani mengunggah sebuah status yang lantas menjadikannya sebagai bahan bulliyan.

Diunggahan tersebut Ahmad Dhani menuliskan caption "rusak" dengan mengunggah pic bertuliskan PNS dilarang berpolitik, dukung mendukung, Ehhh Gubernurnya dengan bangganya saya mendukung capres ini itu..kan koplak?

    mood.swing07ora ming koplak, yo wes sing pns meneng2 wae gak popo asal pas nyoblos sesuk dudu jokowi
    monicayustinaWkwkwk ngakak so hard.. Kmu kmrin nyalon jd pjbt,, tpi ga paham beda gubernur n PNS... buknny Gubnur lewat jalur politik ya??? PNS lewat pendaftaran umum, lewat tes tulis. Ga pke jalur politik.
    herikedengSebagai masukan bahwa gubernur adalah jabatan politik dan bukan bagian ASN @ahmaddhaniprast

erwin_bahtiarLah kan Gubernur bukan PNS mas @ahmaddhaniprast

    arif_mjnSegoblog goblognya pedagang cendol pasti tau lah kalo gubernur dipilih melalui partai, ngga ndaftar CPnS. wajar dong gubernur, bupati jadi tim sukses capres..hufff
    awliaqhamrald@arbiafif17 giliran gubernur pd dukung jokowi elo2 cari pembnran diri wkwkwk..kmrn2 gubernur dukung era sby dll elo2 mingkem ihirrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

sirajacopet@bayurizky95 gubernur adalah pejabat publik atau pejabat negara yang dipilih dengan proses politik. Gubernur mencalonkan diri lalu dipilih oleh rakyat. berbeda dengan PNS yang mendaftarkan diri kemudian dipilih oleh gubernur. Jadi kalau gubernurnya berpolitik itu SAH. Karena dia terpilih oleh rakyat dan partai pendukung nya. Chek lagi siapa yang koplak?

oneilsitumeangHahaha Dani daniiiii udah deh elu itu gak ada isinya mau masuk dunia politik jd nya mempertontonkan kebodohan sendiri. Gubernur itu bukan PNS paham????

Pages