RATNA SARUMPAET GERAM DITOLAK MASSA DI BATAM DAN ALASANYA DIA GAKDA PENYAKIT MENULAR - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Monday, September 17, 2018

RATNA SARUMPAET GERAM DITOLAK MASSA DI BATAM DAN ALASANYA DIA GAKDA PENYAKIT MENULAR

 emaspk1.com

BERITA EMAS

Aktivis, Ratna Sarumpaet geram kedatangannya di Batam ditolak oleh sejumlah massa yang mengatasnamakan dirinya 'Barisan Cinta Damai Kota Batam', Minggu (17/9). Ratna ditolak di Bandara Hang Nadim saat hendak menghadiri acara silaturahmi dan diskusi Gerakan Selamatkan Indonesia di Gedung Aula Pusat Informasi Haji (PIH).
Ratna merasa, tak ada alasan massa untuk melarangnya datang ke Batam. Sebab, dia bukan teroris dan memiliki penyakit menular.

"Apa sih, kenapa saya tak boleh turun di Batam? Apakah saya penyakitan? Apakah ada penyakit menular di tubuh saya? Apakah saya teroris, apakah saya ada tindakan kriminal yang saya lakukan? Buktikan dong," ucap Ratna kesal di Bandara Hang Nadim

 BERITA EMAS

Dengan nada meyindir, Ratna memuji kinerja aparat kepolisian Batam karena telah berhasil menggagalkan kegiatannya di Batam.

"Panitia yang begitu banyak pendukung tiba-tiba menghilang satu-satu, apakah dikasih racun atau dikasih permen," kata Ratna.
Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Hengki menjelaskan, tidak jadinya Ratna Sarumpaet menjalankan kegiatannya di Batam, karena gelombang penolakan dari berbagai pihak.

Sehingga, pihak kepolisian mengambil langkah terbaik dengan mempercepat kunjungan Ratna, bahkan ia hanya berada di Bandara saja.

  BERITA EMAS
 
"Kita lihat sendiri di depan (depan pintu keluar bandara) terjadi penolakan dari berbagai ormas. Ini bisa menimbulkan konflik sosial," kata Hengki setelah mengantar Ratna Sarumpaet kembali ke Jakarta.

Hengki melanjutkan, upaya kepolisian murni karena pertimbangan kondusivitas keadaan Batam.

Polisi juga mempertimbangkan ancaman dari ormas yang menyuarakan akan melakukan tindakan lebih jauh jika Ratna Sarumpaet tetap nekat menjalankan kegiatannya di Batam.

"Kita bertindak menengahi karena ada penolakan, kita menjaga agar kondisi tetap aman kondusif," kata Hengki lagi. [rnd]

Pages