Sindir Jokowi, Rachmawati nilai rakyat butuh sembako murah bukan sepeda - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Saturday, September 29, 2018

Sindir Jokowi, Rachmawati nilai rakyat butuh sembako murah bukan sepeda


 emaspk2.cc


BERITA EMAS

Memasuki masa kampanye Pilpres 2019, Capres petahana Joko Widodo masih melakukan hobinya yakni membagikan sepeda ke masyarakat saat melakukan kunjungan kerja. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri menilai, membagikan sepeda bukan hal yang dibutuhkan rakyat.
Itu tidak substansial, bukan soal sepeda yang diperlukan, sekarang itu negara ini butuhnya bebas utang sembakonya juga yang murah lah, jangan impor, ngabis-ngabisin devisa," kata Rachmawati di kediamannya, Jl Jati Padang Raya, Jakarta Selatan, Jumat (28/9).

Mestinya, kata Rachmawati, Jokowi bisa memanfaatkan anggaran negara dengan baik untuk kebutuhan masyarakat. Dia minta pemerintah membuka kembali undang-undang terkait transparansi keuangan negara.

"UU nomor berapa tuh tentang transparansi keuangan negara ya buka dong itu bagaimana dengan out, capital out going itu sebetulnya banyak yang sudah kembali, dipakai apa, kan gitu ya. Utang-utang ini dipakai untuk apa dikemanakan," ujarnya.

Rachmawati juga menerka adanya kampanye politik uang. Baginya, hobi Jokowi membagikan sepeda tidak bermanfaat untuk rakyat.

"Saya juga lihat banyak sekali kampanye terselubung kampanye uang, misalnya seperti bantuan sosial segala macam. Itukan saya kira bagikan sepeda juga bukan hal yang substansif," ujar adik kandung Megawati Soekarnoputri itu.

Untuk diketahui, setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah atau bertemu warga, Jokowi kerap membagikan sepeda dengan terlebih dahulu memberikan sebuah kuis. Kuis yang diberikan Jokowi kepada masyarakat, biasanya menyebutkan Pancasila, nama-nama ikan, dan nama-nama suku yang ada di Indonesia.

BERITA EMAS

Pada April lalu, anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Rahmat Bagja, sudah mengimbau agar Jokowi tidak melakukan pembagian sepeda setelah ditetapkan sebagai calon presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, masa kampanye telah ditetapkan mulai 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Jokowi sempat menyatakan rencananya menghentikan pembagian sepeda karena masa kampanye. Namun saat pembagian sertifikat tanah di Depok, Jokowi kembali bagi-bagi sepeda.

Capres petahana ini mengaku sudah mendapat izin dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sehingga berani memberikan hadiah sepeda kepada warga.

"Saya sudah tanya KPU, boleh enggak sih bagi sepeda? Katanya boleh," kata Jokowi.

Jokowi lantas mempersilakan warga yang hadir untuk menjawab kuis singkat tentang nama suku dan nama pulau yang ada di Indonesia. Warga yang bisa menjawab dengan tepat akan mendapat hadiah sepeda.

Dua warga yang berhasil menjawab adalah Sigit dan Hindui. Sigit merupakan warga Tapos sementara Hindui warga Kota Depok.

"Saya enggak bawa sepeda, biasanya bawa, nanti saya kirim ke rumah, paling lambat besok pagi," ucap Jokowi. [rnd]

Pages