What??? Ahmad Dhani: Jika Aku Jadi Presiden, Aku Resmikan Pernikahan Sesama Jenis ide banget ya - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Sunday, September 2, 2018

What??? Ahmad Dhani: Jika Aku Jadi Presiden, Aku Resmikan Pernikahan Sesama Jenis ide banget ya

 emaspkr.com

BERITA EMAS

Neno Warisman teriak soal LGBT di salah satu deklarasi gerakan makarnya, "Bapak-Ibu mau anak laki-laki Anda jadi homo?" Serentak kerumunan berteriak tidak.
Sepertinya Neno lupa kalau salah satu pentolan gerakan makarnya, Ahmad Dhani, adalah pendukung LGBT, perkawinan sesama jenis. Bahkan jauh lebih ekstrem, Dhani ingin agar perkawinan sesama jenis diresmikan.supaya ada keaneka ragaman dan jenis kelamin

Hal ini disampaikan Dhani pada acara talkshow-nya. Dalam video acara talkshow tersebut, salah satu bintang tamu bertanya, "Kalau Mas Dhani diminta jadi icon LGBT, Mas Dhani mau apa nggak?"

Ahmad Dhani menjawab sambil senyum, "Gak usah jadi icon. Kalau aku jadi presiden, aku resmikan pernikahan sesama jenis!"

Emank ada masalah dengan pernyataan Dhani? Dalam konteks Indonesia sudah jelas salah. Agama-agama tidak setuju dengan perkawinan sesama jenis. Saya tidak bisa membayangkan kalau perkawinan sejenis disahkan. Bisa-bisa orang-orang suci gerakan makar 2019 ganti presiden kembali aksi 70 juta umat di Monas.
BERITA EMAS
Indonesia sempat gaduh soal LGBT ini. Gaduh ini terkait hukuman pidana yang akan diterapkan pada kaum LGBT. Bahkan sampai perbincangan di media-media nasional selama lebih dari sebulan. Salah satunya kontra paling keras terhadap LGBT dan setuju dipidana datang dari Islam 'garis keras' atau kaku.

Sementara mereka yang lebih moderat tidak mau sibuk soal mendukung pidana bagi kaum LGBT atau tidak. Mereka lebih memilih bagaimana harus menghargai kemanusiaan LGBT dari pada sibuk mencela LGBT-nya.

Tetapi pada umumnya semua setuju bahwa LGBT dan pernikahan sesama jenis tidak dapat dibenarkan. Tetapi tidak semua setuju kalau hukum pidana diterapkan bagi kaum LGBT.

Termasuk pentolan gerakan makar 2019 ganti presiden adalah penentang LGBT paling keras. Terbukti mereka selalu membawa bahaya LGBT pada setiap orasi-orasi ketika deklarasi gerakan makarnya.

Anehnya, gerakan makar ini menjadikan Dhani sebagai salah satu pentolannya. Padahal Dhani adalah pendukung LGBT dilegalkan. Bagaimana toh memahami anti-LGBT dan pro-LGBT bersatu dalam satu wadah gerakan makar?

Tetapi kita mengertilah kenapa bisa begitu. Dalam politik, tidak ada yang tidak mungkin, selama masih sama pandangan politik, maka pandangan agama dapat dikesampingkan. Begitulah kira-kira memahami mereka ini.

Gerakan makar 2019 ganti presiden adalah gerakan anti pemerintah. Demikian juga Dhani selalu menyerang pemerintah. Maka jangan heran sesama anti pemerintah bersatu. Jadi yang menyatukan anti-LGBT dan pro-LGBT adalah pandangan politik. Hebatnya politik itu ya seperti itu, bisa meruntuhkan pandangan agama. Hahahahaha..... Sadis.....
BERITA EMAS
Dari sini juga kita tahu bahwa gerakan makar besutan Mardani Ali Sera ini murni gerakan politik. Mereka ini sedang menyuarakan pandangan politiknya. Jangan heran kalau mereka juga menggandeng HTI dan pendukung ISIS, wong pendukung LGBT saja dijadikan penggerak.

Tapi kenapa mereka selalu membawa-bawa agama dan Allah? Mereka tidak punya modal dan cara politik lain selain agama. Neno itu mantan artis yang setelah tidak laku berubah haluan jadi pendakwah. Mardani itu politisi yang tenggelam dalam kelamnya lautan prestasi DPR dalam membuat UU. Apalagi yang mau mereka jual? Nothing, kecuali agama.

Sebagai yang berkecimpung dalam dakwah, Neno lumayan paham menggunakan sentimen agama demi kepentingan politik. Lihat saja pilihan diksinya, perang uhud, perang badar dan sebagainya. Karena hanya orang yang tahu bermain bola saja ahli dalam memainkan bola bukan?

Jangankan di Pilpres, di DKI saja mereka memanfaatkan sentimen agama, jual ayat ancam mayat. Bagi mereka ini agama itu hanya mainan demi kepentingan politik golongan mereka. Kurang mempermainkan apa Prabowo yang menjadikan ijtima ulama hanya sebagai skenario, pura-pura ada ijtima. Kurang biadab apa pimpinan PKS menggunakan istilah Al Quran untuk korupsi. Jadi jangan heran kalau agama hanya mainan.

OK. Kita kembali ke Dhani. Sebenarnya kontroversi pernyataan Dhani itu tidak viral karena dia ada dipihak gerakan makar. Coba kalau dia di kubu Jokowi, bisa-bisa didemo jutaan umat. Bagi kubu Jokowi, berpendapat itu hak setiap orang, pilihan hidup itu tanggung jawabmu, yang penting tidak merugikan sesama. Tetapi bagi kelompok gerakan makar, sedikit saja pernyataan kelompok Jokowi yang tidak sesuai aturan, akan mereka jadikan gorengan sampai gosong.
BERITA EMAS
Yang mau agamanya dijadikan mainan, ya silakan masuk gerakan makar 2019 ganti presiden. Anda mau mendukung LGBT dan tetap aman, silakan dukung gerakan makar, Anda aman. Mau gunakan istilah Al Quran untuk korupsi, dukung gerakan makar, maka Anda tetap dipuja. Anda mau menghina agama apa pun, Anda dukung saja gerakan makar, maka tetap surga sudah dikavling untuk Anda.

Kalau mau jadi pendukung Jokowi, Anda harus waras, tidak boleh asal bicara, tidak boleh salah. Karena yang benar pun, selama kamu pendukung Jokowi, akan dianggap salah oleh kelompok gerakan makar.

Salam dari rakyat jelata

Pages