Amien Rais Menghilang & Mangkir Dari Panggilan Polisi Hari Tanpa Alasan Yang Jelas, Takut Ya Kek ? - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Saturday, October 6, 2018

Amien Rais Menghilang & Mangkir Dari Panggilan Polisi Hari Tanpa Alasan Yang Jelas, Takut Ya Kek ?


 emaspk3.info


BERITA EMAS

Anggota Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tak hadir memenuhi agenda pemeriksaan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Amien dipanggil terkait kasus penyebaran hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengaku pihaknya tak mempermasalahkan ketidakhadiran Amien tersebut.
Jika Amien tidak datang, penyidik akan kembali menjadwalkan ulang pemangilan Amien.
"Kalau tidak datang ya nanti penyidik akan kembali mengagendakan pemanggilan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (5/10/18).
BERITA EMAS
Amien dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi sekitar pukul 11.00 WIB di Polda Metro Jaya.

Namun hingga pukul 16.00 WIB Amien belum nampak hadir.

"Hingga saat ini kita masih menunggu kedatangan Amien Rais," kata Argo.

Namun belum diketahui kapan agenda pemanggilan kembali kepada Amien.

Menurut Argo, hal itu sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik.
BERITA EMAS
"Kita tunggu saja nanti bagaimana perkembangannya. Penyidik yang lebih tahu nanti akan kita sampaikan perkembangannya," ucap Argo.
Pemanggilan Amien Rais tersebut mendapat respons dari PAN.
Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan, pemanggilan polisi terhadap Amien terkesan pemaksaan.

“Ada kesan pemanggilan tersebut dipaksakan," kata Saleh melalui pesan singkat, Jumat (5/10/18).

Saleh merinci, ada banyak orang yang menjadi korban kebohongan Ratna, bukan hanya Amien saja, tetapi kenapa Amien yang dipanggil.
Amien Rais pada 2 Oktober bertemu dengan Ratna Sarumpaet.
Pada malam harinya, Amien Rais menghadiri jumpa pers di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara untuk mengecam penganiayaan yang menimpa Ratna Sarumpaet, yang belakangan diakui Ratna sebagai karangannya belaka.

Sumber: kumparan.com

Pages