Prabowo: Saya Harusnya Istirahat, Tapi Rakyat Masih Miskin harus di kasi kaya biar sejahtera itu janji saya - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Tuesday, October 23, 2018

Prabowo: Saya Harusnya Istirahat, Tapi Rakyat Masih Miskin harus di kasi kaya biar sejahtera itu janji saya


 emaspk3.info

BERITA EMAS
Saya kok akhir-akhir ini jadi geli melihat tingkah laku Prabowo Subianto yang bikin diri macam pahlawan kesiangan saja.

Berbagai cara dan upaya akal bulus ala Abu Nawas made in Indonesia pun dilakukannya tanpa rasa malu demi ambisinya untuk menjadi Presiden Republik Indonesia yang tidak pernah kesampaian itu.

Memang kasihan tapi itu fakta yang menyakitkan. Sad but true. Prabowo Subianto kini pakai strategi isu perekonomian bangsa untuk sikat pak Jokowi.

Soale pakai isu PKI tidak mempan, pakai isu SARA sudah tidak laku lagi, pakai isu asing aseng asong sudah basi, Plan A, B & C gagal, itulah sebabnya kini dia mulai pakai jurus baru menunggangi isu perekonomian bangsa.

Pola yang dia lakukan bisanya hanya nyerang tanpa punya nilai jual Program. Kini Prabowo selalu berbicara tentang kemiskinan (menurut dia loh) rakyat Indonesia tanpa data yang sahih dan akurat.

Pokoknya bagaimana caranya meracuni alam bawah sadar rakyat Indonesia agar pilih dia jadi Presiden pada pemilu 2019 mendatang.

Prabowo Subianto bilang dia itu seharusnya sudah beristirahat dari hingar bingar dunia persilatan panggung politik nasional. Namun dia tidak rela beristirahat karena rakyat Indonesia masih miskin.

"Saya sih harusnya istirahat, tapi saya tidak rela lihat rakyat saya masih miskin. Untuk apa saya berjuang sekian puluh tahun, kalau rakyat saya sekarang masih miskin, tidak punya apa-apa," kata Prabowo dengan sangat pede.

Prabowo bilang dia ingin membawa perubahan bagi bangsa dan negara Indonesia. Ketidakadilan yang dialami rakyat Indonesia saat ini yang membuat dirinya ingin tetap berjuang.

Dengan sangat yakinnya Prabowo bilang dia mampu membawa perubahan bagi Indonesia jika dia terpilih dalam Pilpres 2019. Prabowo sangat yakin bersama timnya dia dapat menjaga kekayaan alam Indonesia agar tidak ngacir keluar negara.

Prabowo bilang bahwa negara kita Indonesia ini adalah negara yang sangat kaya raya yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah.

Maka kalau rakyat memilihnya menjadi Presiden Republim Indonesia, maka dia akan mengamankan dan menjaga kekayaan alam agar tidak mengalir ke luar negeri.

Lagi-lagi jualan kecap. Rakyat yang mana yang dia maksud? Iya sih buat orang bego dan sakit jiwa yang tergabung di kaum bumi peang bani pentol korek binti bani micin peminum kencing onta nan kampretus erektus itu.

Padahal berdasarkan data Badan Pusat Statistik, tingkat kemiskinan Indonesia terus mengalami penurunan yang kini tercatat hanya 9,82 persen dari total penduduk. Kalau sadar diri sudah tua bangka, ya sudah istrahat sajalah?

Sok-sokan mau mengentaskan kemiskinan rakyat, karyawannya saja gajinya belum dibayar sampai sekarang, Bagaimana coba kalau orang ini benar-benar jadi Presiden.

Koar-koar bilang rakyat lagi miskin tapi minta sumbangan ke rakyat untuk dana dia nyapres. Muka mau tarok dimana coba. Muka tembok kulit badak yang tidak punya malu.

Bagi Anda kaum milenial yang belum tau, di Kalimantan, Prabowo dan Hashim punya 150 ribu Ha tanah dan pabrik PT. Kiani Kertas Nusantara. Terbengkalai karena salah urus.

Sebanyak 1,500 karyawannya sudah 5 (lima) tahun lebih tidak dibayar gaji mereka. Kan kasihan mau kasi makan apa anak dan istri mereka.

Dulu pernah dibayar, namun hanya sebagian saja. Itupun karena menjelang Pilpres 2014 dulu saat dia mencalonkan diri jadi Presiden namun kalah telak lawan pak Jokowi.

Kondisi ekonomi perusahaannya carut marut gitu sok-sokan mau tata ekonomi negara. Ekonomi digembar-gemborkan seolah-olah rakyat Indonesia ini kelaparan karena tidak makan bertahun-tahun. Mimpi disiang bolong kalee.

Pertanyaannya ekonomi siapa yang kacau? Masyarakat dibawah biasa-biasa saja kok, masih bisa beli batu akik sebagai pemuas hobi.

Yang lebih menggelikan lagi sok-sokkan mngumpulkan para ahlinya untuk membahas soal perekonomian bangsa dan solusinya. Dia mengumpulkan Tim Hoaknya yang sangat ahli dibidang perkeliruan dan ftnah.

Pasti mereka bahas bahwa situasi saat ini sangat serius, susah nyari duit Haram. APBN dan APBD susah dijarah. Untuk mengatasinya maka tugas selanjutnya diserahkan kepada Ahli Hoaknya yaitu Fadli Zon.

Jujur saya kasihan sama si Prabowo ini, cuma buang-buang duit, waktu, dan energy, karena pada akhirnya akan kalah. Mending duitnya itu untuk amal saja atau buat bayar karyawan pabrik kertasnya yang belum dibayar selama bertahun-tahun lamanya itu.

Jadi orang mbok ya yang realistis saja. Kuman di lautan nampak dengan sangat jelas, namun Beruang di pelupuk mata malah tak Nampak sama sekali. Sama nenek saja masih bisa dikadalin, gitu sok-sokan ngurus negara. Kan konyol.







Pages