RATNA SARUMPAET HARUS MEMOHON MAAF SECARA TERBUKA DI MEDIA MASSA KEPADA SEGENAP KELUARGA KORBAN KM SINAR BANGUN DAN WARGA DI KAWASAN DANAU TOBA. - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Sunday, October 7, 2018

RATNA SARUMPAET HARUS MEMOHON MAAF SECARA TERBUKA DI MEDIA MASSA KEPADA SEGENAP KELUARGA KORBAN KM SINAR BANGUN DAN WARGA DI KAWASAN DANAU TOBA.

 emaspk3.info

BERITA EMAS
Tindakan Ratna Sarumpaet berbohong kepada sejumlah politisi seeperti Prabowo Subianto, soal babak belurnya wajahnya banyak menyita perhatian publik.

Terlebih penyidikan Polisi yang menemukan sumber rekening yang digunakan untuk operasi plastik itu adalah rekening yang digunakan untuk mengumpulkan dana bagi musibah kapal tenggelam di Danau Toba.

Ketua DPRD Samosir, Risma Simarmata mengecam Ratna saat diwawancarai di Samosir, Sabtu (6/10/2018).
Risma berharap Polri dapat segera mengungkap kasus dugaan penggunaan rekening bagi korban tenggelamnya KM Sinar Bangun ini untuk kepentingan pribadi Ratna Sarumpaet.

"Saya kira kita harus menunggu konfirmasi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia atas berita karena ini merupakan tuduhan yang serius," ujarnya.

Kata Risma, bila terbukti bersalah, Ratna Sarumpaet harus memohon maaf secara terbuka di media massa kepada segenap keluarga korban KM Sinar Bangun dan warga di Kawasan Danau Toba.
Adapun alasan keharusan ini karena ini perasaan dan harga diri keluarga korban yang telah dilukai dua kali.

"Pertama kalinya ketika beliau membuat keributan tanpa sedikitpun membantu pada saat musibah tersebut terjadi, dan kedua kalinya ketika beliau mendapatkan keuntungan finansial dari musibah tersebut," kritikannya.
Risma juga mengaku siap mengajak dan mendukung segenap masyarakat Danau Toba untuk melakukan tuntutan hukum dan moral terhadap Ratna Sarumpaet.


Baik yang baru maupun yang sudah ada akan dilakukan demi mempertahankan harga diri dan bentuk solidaritas terhadap para keluarga korban yang mengalami kemalangan namun diperalat dengan begitu teganya ole Ratna.
Kritik serupa disampaikan Mangaliat Simarmata, aktivis asal Kawasan Danau Toba.

Dia mengaku kecewa mengetahui Ratna Sarumpaet menggunakan rekening untuk bantuan Keluarga Korban KM Sinar Bangun dipakai untuk melakukan operasi plastik serta melakukan pembohongan publik.
Kekesalan Mangaliat memuncak ketika Ratna dianggap mengatasnamakan KM Sinar Bangun untuk menggalang dana, namun saluran dana yang dihimpun melalui rekening tersebut tidak jelas dan tidak ada diberikan.  

“Saya sebagai Ketua Jendela Toba sangat prihato dan terkejut membaca berita di media bila Ratna Sarumpaet melakukan penggalangan dana publik untuk para keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, ternyata tidak jelas salurannya kemana,” kritik Mangaliat.

Karenanya, Mangaliat berharap kasus ini dikawal terus oleh kepolisian dan Ratna diminta untuk menjawab publik scara transparan.
Menurutnya, kasus ini harus menjadi pelajaran agar pihak-pihak lain juga tidak main-main atas apa yang terjadi di sekitar Kawasan Danau Toba ke depan.

Sementara itu, Politisi Prananda Surya Paloh dalam akun resmi Facebooknya mengajurkan agar polisi mendalami kasus berkaitan dengan Sinar Bangun secara khusus.
Polisi harus meminta Keterangan dan memeriksa keuangan Ibu Ratna. Siapa tahu memang belum ada yang mengirim kan donasi. Atau siapa tahu sudah dikirim ke korban namun kepala Desa belum tahu. Atau masih banyak kemungkinan lainnya. Agar yang sebenarnya terungkap," tulisnya pada laman Facebooknya.

Sebelumnya Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Amos Cozy Hotel, Melawai, Jakarta Selatan, Kamis  (4/10/2018) mengatakan adanya temuan terkait rekening yang digunakan Ratna dari proses penyidikan.



Pages