Ditanya Apakah Siap Datangi Panggilan Polisi Tanpa Kerahkan Massa FPI, Jawaban Bahar Bin Smith - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Saturday, December 1, 2018

Ditanya Apakah Siap Datangi Panggilan Polisi Tanpa Kerahkan Massa FPI, Jawaban Bahar Bin Smith


 emaspk3.info

BERITA EMAS

Penceramah Muhammad Bahar alias Bahar bin Smith menyatakan siap datang jika polisi memanggilnya untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus yang menyeret dirinya.

Bahar dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada 28 November karena diduga menyebarkan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

"Ya saya akan datang. Tanpa membawa massa atau umat. Hanya saya dan pengacara," kata Bahar saat dihubungi Tempo pada Sabtu, 1 Desember 2018.


 Dalam kasus dugaan penghinaan ini, ada dua laporan yang ditujukan kepada Bahar bin Smith.

Laporan tersebut ada di Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Laporan di Bareskrim dibuat oleh pelapor La Komaruddin dengan nomor LP/B/1551/XI/2018/Bareskrim tertanggal 28 November 2018. Sedangkan di Polda Metro Jaya, Bahar dilaporkan oleh Calon Legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidi yang tercatat dengan nomor TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 28 November 2018.

Meski dilaporkan, Bahar menyatakan dirinya tidak ada melaporkan balik kedua pelapor tersebut.

"Tidak ada gunanya melaporkan balik seseorang yang di belakangnya ada rezim yang berkuasa," kata dia.

Bahar pun menyarankan agar para pelapornya menonton tayangan ceramahnya secara utuh dari awal sampai akhir.

"Jangan dipotong kalau mau lihat ceramah. Lihat sampai habis," kata dia.

Dalam video yang dijadikan bukti oleh para pelapor, Bahar menyinggung soal Jokowi saat mengisi acara Maulid Nabi di Darussalam Satu, Batuceper, Tangerang, Banten pada 17 November 2018.

Bahar pun disangkakan melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat 2 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 Jo, Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara

Sumber: tempo.co

Pages