Menghina, Mencaci Pemimpin Tapi BEBAS Dari Hukuman Dunia, Jangan Senang Dulu, Ini 2 Siksa Yang Menanti di Akhirat - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Monday, December 10, 2018

Menghina, Mencaci Pemimpin Tapi BEBAS Dari Hukuman Dunia, Jangan Senang Dulu, Ini 2 Siksa Yang Menanti di Akhirat



 emaspk3.info

BERITA EMAS

 Menjelang pemilu 2019, berbagai celaan, fitnah dan hinaan terus menyerang Pemimpin RI Presiden Jokowi.
Bukan tiap hari, namun semua datang setiap detik, terutama di sosial media.
Azab bagi golongan semacam itu ada DUA. Pertama adzab mengumpat itu sendiri:

"Orang yang senantiasa menyebarkan fitnah atau mengumpat sesama muslim kelak dikubur akan mendapatkan  siksa yang berat. Mencela sesama muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekufuran". (HR.Bukhari-Muslim-Tormidzi-Nasai-Ahmad dan Ibnu Majah)


Kedua: Mencela pemimpin merupakan ciri khas manhaj yang ditempuh oleh kaum khawarij. 

Khawarij sendiri adalah kelompok yang di jamin masuk neraka oleh Nabi Muhammad, walaupun mereka hafal Al-quran.

“Akan keluar dari keturunan orang ini, sekelompok orang yang membaca kitab Allah di lisan, namun tidak melewati tenggorokan mereka. Mereka melesat dari agama, sebagaimana panah melesat tembus dari hewan sasaran.. (HR. Ahmad 10585, Bukhari 4004, dan Muslim 1763)

Jelas kiranya, metode ini menyelisihi petunjuk Nabi Muhammad sebagaimana dikatakan imam Ibnu Qayyim dalam I’lam Muwaqqi’in (3/7).

“Barangsiapa yang menghina pemimpin di muka bumi, niscaya Allah akan menghinakannya” (Lihat Shahih Sunan Tirmdzi: 1812 oleh Al-Albani).

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berkata tatkala menjelaskan hadits Dzil Huwaishiroh: 

“Hadits ini merupakan dalil yang sangat mendasar bahwa berontak pada pemimpin bukan hanya dengan pedang semata tapi bisa juga dengan perkataan dan ucapan. Perhatikanlah, orang ini (Dzul Huwaishrah)”.

(Lihat Fatawa Ulama Al-Akabir hal. 94-96 dan Madarik An Nadhar hal. 272-275 oleh Syaikh Abdul Malik Ramadhani).

***

Artikel Muslim.or.id

Pages