Fadli Zon Jengkel, Tak Bisa Saingi Prestasi Sri Mulyani - BERITA EMAS - Berita Terkini, Berita Akurat, Berita Terpercaya

Breaking

Saturday, April 6, 2019

Fadli Zon Jengkel, Tak Bisa Saingi Prestasi Sri Mulyani


 emaspk1.com


BERITA EMAS

Lagi-lagi Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani menuai prestasi internasional. Tiga tahun berturut-turut Sri Mulyani menyandang predikat Menteri Keuangan Terbaik se-Asia Pasifik versi majalah keuangan FinanceAsia, yaitu tahun 2017, 2018 dan kini 2019.

Mengapa Sri Mulyani, mantan direktur pelaksana Bank Dunia sampai berturut-turut mencetak hattrick sebagai Menteri Keuangan Terbaik se-Asia Pasifik? Saya tidak yakin kalau penilaian asal-asalan saja. Pasti syarat dan kualifikasinya sangat ketat sekali. Karena ini berkenaan dengan reputasi dari perusahaan majalah keuangan tersebut. Dan mereka tak akan memberikan gelar secara asal-asalan.

Kalau Sri Mulyani mendapatkan penghargaan sebagai Menteri Keuangan Terbaik tentu melalui penilaian yang seksama. Dipandang dari berbagai sudut penilaian. Sehingga kemudian terpilih kembali menjadi Menteri Keuangan Terbaik Asia Pasifik tahun 2019 ini. Pencapaian dan kerja keras Sri Mulyani telah membuktikan bahwa dirinya memang layak dipilih menjadi Menteri Keuangan Terbaik se-Asia Pasifik.

Pencapaian-pencapaian kerja Sri Mulyani telah mendapatkan penghargaan dari media massa luar negeri. Itu membuktikan bahwa Sri Mulyani memang telah bekerja keras untuk memperbaiki ekonomi Indonesia. Menjaga gawang APBN agar jangan sampai jebol. Mengelola utang dengan efisien. Tentu sebuah tugas berat yang tak mudah dilakukan oleh sembarang orang. Hanya orang-orang yang teruji dan berkompeten yang sanggup melakukannya.

Pakar atau ahli ekonomi sangat banyak di Indonesia. Kritikan serta serangan mereka kepada Sri Mulyani tak terhitung banyaknya. Mereka menganggap merekalah yang lebih pintar, lebih pandai, lebih ahli dari Sri Mulyani. Tetapi, nyatanya ketika mereka diberikan tanggung jawab yang sama. Mereka tak sanggup melaksanakan tugas mereka dengan baik. Memang benar kata orang, komentator sepak bola lebih ahli dari pemain sepak bola itu sendiri. Tetapi ketika komentator disuruh main sepak bola, apa yang dilakukannya? Apakah akan selihai pemain sepak bola itu sendiri? Atau malah lebih payah?

Penghargaan Menteri Keuangan Terbaik se-Asia Pasifik ini membuat kita bertambah kagum kepada Presiden Jokowi yang telah dengan tepat memilih seorang menteri keuangan. Kepiawaian Presiden Jokowi ini membuat Indonesia semakin disegani oleh pihak luar. Dan ini adalah sebuah prestasi yang tak terlepas dari tangan dingin Presiden Jokowi.

Tetapi penghargaan ini justru membuat oposisi tambah uring-uringan. Di saat-saat menjelang Pilpres, kabar Sri Mulyani kembali terpilih menjadi Menteri Keuangan Terbaik se-Asia Pasifik membuat rakyat bertambah respek kepada pemerintahan Jokowi. Dan kebanggaan tersebut akan terus menular kepada keterpilihan Jokowi kembali menjadi Presiden RI. Inilah yang membuat oposisi seperti Fadli Zon bertambah jengkel. Dan Fadli Zon merasa bahwa kebanggaan ini tidak boleh dibiarkan terus. Kalau tidak, elektabilitas Prabowo akan tambah tergerus. Fadli Zon pun kembali menyerang Sri Mulyani.

Fadli Zon pun mencari alasan-alasan untuk menyerang Sri Mulyani. Paling tidak prestasi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan Terbaik itu harus didelegitimasi. Harus didowngrade di mata rakyat Indonesia. Tak boleh dipuji-puji terus.

Fadli Zon pun membeberkan beberapa kegagalan Sri Mulyani. Kegagalan yang dicari-cari sebenarnya. Katanya, Prestasi tersebut terbaik di mata asing, tetapi tidak di mata rakyat Indonesia. Saya pun ingin bertanya kepada Wakil Ketua DPR yang terhormat ini. Rakyat Indonesia mana yang dimaksud Fadli Zon yang tidak senang Sri Mulyani mendapatkan predikat sebagai Menteri Keuangan Terbaik se-Asia Pasifik? Mungkin hanya kelompok Fadli Zon saja yang tidak senang melihat prestasi anak bangsa mendunia. Saya, sebagai rakyat Indonesia juga justru bangga ada anak bangsa Indonesia yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

"Terbaik di mata asing, bukan di mata rakyat Indonesia. Ia telah membuat tuannya senang makanya diganjar hadiah. Bu, hadiah terbaik adalah dr rakyat, yaitu bisa tersenyum dg keadaan. Ekonomi sulit rakyat makin menderita." cuit Fadli Zon seperti dilihat pada hari Jumat (5/4/19).

Fadli Zon memang hanya bisa nyinyir terhadap prestasi yang dicapai oleh pemerintahan Indonesia saat ini. Dan kita pun sering bertanya kepada Fadli Zon apa yang telah dibuat DPR untuk Indonesia selama ini? Bahkan Fadli Zon pernah berucap agar rakyat Indonesia dapat memaklumi kinerja DPR yang jeblok pada periode ini.

Untuk kinerja DPR yang jeblok saja, Fadli Zon minta dimaklumi. Sedangkan prestasi yang telah dicapai oleh Sri Mulyani, Fadli Zon malah tidak mengakuinya. Fadli Zon malah menampiknya. Seperti bukan sebuah prestasi yang perlu dibangga-banggakan.

Tetapi saya justru lebih bangga kepada Sri Mulyani yang telah menolehkan prestasi sebagai Menteri Keuangan Terbaik se-Asia Pasifik selama tiga tahun berturut-turut daripada Fadli Zon sebagai Wakil Ketua DPR yang kinerjanya jeblok saja minta dimaklumi.

Bukan begitu kura-kura?

Pages