Chat with us, powered by LiveChat Example

Duh, Kasihan! Ustad Tengku Zul Jadi Bahan Buliyan Warganet Gegara Salah Hitung Klaim Kemenangan 01


  emaspk1.com

BERITA EMAS

 Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain kembali menjadi buliyan warganet. Pasalnya  Ustad Tengku Zul disebut warganet sama sekali tidak memahami cuitan yang diunggah

Ketika Paslon 01 Tembus 80 Jutaan Suara Mrk Langsung Bersorak Mengklaim Menang.
Padahal Suara yg Ada Jumlahnya 192an Juta Suara. Artinya 80 Jutaan Suara Itu Hanya 44%an Saja. Sisa Ada 56%an.

Pertanyaannya yg 56% Itu Milik Siapa? Sementara Pasangan Hanya Dua Saja Paslon 01 dan 02
Sebelumnya diberitakan sebagaimana dilansir dari suara.com, Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini meminta pemerintah bersama penyelenggara pemilu melakukan evaluasi menyeluruh pasca Pemilu 2019. Titi mengajak semua pihak untuk tidak terburu-buru memisahkan Pilpres dengan Pileg pada Pemilu 2024 mendatang.

Titi menganggap ada sisi positif di Pemilu serentak 2019. Salah satunya adalah angka partisipasi pemilih meningkat dari pemilu sebelumnya.

"Kalau berdasarkan perkembanngn dan laporan sejauh ini lembaga quick count sudah 80 persen lebih tingkat partisipasi pemilih," kata Titi dalam diskusi bertajuk 'Silent Killer' di D'Consulate Lounge, Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/4/2019)

Titi kemudian melihat pola yang terjadi pada Pemilu 2019. Menurutnya, masyarakat perkotaan lebih cenderung antusias dengan pelaksanaan pilpres, sedangkan masyarakat yang tinggal di pedesaan hingga pendalaman lebih antusias dengan pelaksanaan pileg.

"Jadi saya kira jangan tergesa-gesa untuk memisahkan antara pemilu DPR dengan pemilu presiden," ujarnya.

"Lakukanlah evaluasi secara menyeluruh melihat sistemnya, variabel-variabel sistemnya, besaran daerah pemilihan dan lain sebagainya dan juga manajemen dan teknis tata kelola, jangan parsial, jangan terburu-buru," sambungnya.(*)