Chat with us, powered by LiveChat Example

Pose 2 Jari Keluar Tahanan Polda, Lieus Sungkharisma: Yes saya Happy


Jakarta - Tersangka kasus dugaan makar, Lieus Sungkharisma ditangguhkan penahanannya. Lieus keluar dengan ekspresi senang.

Lieus Sungkharisma keluar dari Polda Metro Jaya sekitar pkul 16.05 WIB, Senin (3/6/2019). Lieus yang ddidampingi pengcaranya, Hendarsam Marantoko, langsung pose dua jari dan mengucapkan kata 'yes'.

"Saya ditangguhkan penahanannya. Ya saya sih terima kasih, artinya yang tadinya harus di dalam sekarang saya bisa di luar. Tapi dalam saya juga terima kasih, kenapa? Kurus, 8 kilo cing, di luar turun setengah kilo aja susah, ini 2 minggu (turun) 8 kilo," kata Lieus Sungkharisma kepada wakrtawan.

Lieus Sungkharisma berterimakasih atas dukungan yang diberikan sejumlah pihak terhadap dirinya. Lieus juga berterimakasih kepada Waketum Gerindra yang juga anggota DPR Sufmi Dasco Ahmad.

"Saya happy, artinya saya dapat perhatian," ujarnya.

"Saya pikir kedepan akan lebih baik, palajaran yang kita ambil termasuk saya sendiri akan berusaha menjaga," imbuh dia.

Lieus Sungkharisma dilaporkan ke polosi atas tuduhan menyebar berita bohong dan makar. Pendukung kubu 02 ini filaporkan oleh Jalaludin ke Bareskrim pada 7 Mei 2019.

Lieus dituduh melakukan tindak pidana penyebaran berita bohong (Hoax) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1946 tentang KUHP pasal 107 jo Pasal 87 dan /atau Pasal 107. Tuduhan ini bermula dari pidato Lieus yang menyatakan ada kecurangan dari Pemilu 2019.